Pages

Sabtu, 15 Desember 2012

Perilaku Konsumen

TEORI PERILAKU KONSUMEN

Teori perilaku konsumen yang berkembang sebelum periode tahun 1960-an didasarkan pada teori ekonomi, yakni yang menjelaskan bahwa seorang konsumen akan menetapkan kuantitas komoditas yang dikonsumsi dengan cara memaksimumkan kepuasan (utilitas). Pada menentuan kuantitas tersebut, konsumen dihadapkan pada kendala pendapatan dan harga komoditas. Sementara itu, preferensi dan variabel yang lain dianggap tetap atau konstan yang disebut dengan istilah ceteris paribus.
Pada teori ekonomi mikro, teori konsumen hanya mempertimbangkan dari sisi kuantitas. Keputusan individu konsumen diturunkan dari perilaku konsumen didalam memaksimumkan utilitas dengan kendala pendapatan sebagaimana disajikan pada rumus berikut:

Oleh karena preferensi dan selera (taste) terkait dengan psikologi manusia, maka beberapa ahli mengembangkan teori perilaku konsumen dengan memasukan elemen-elemen psikologi dalam pengambilan keputusan konsumen. Elemen psikologi yang dimaksud meliputi kognisi, afeksi dan perilaku (psikomotorik).
Dengan demikian teori perilaku konsumen yang berkembang pada abad 20 adalah dengan menerapkan prinsip-prinsip psikologi dan ekonomi. Sebagaimana diuraikan oleh Sumarwan (2004) bahwa perkembangan tersebur tidak lepas dari pengaruh ilmuwan seperti George Katona, Robert Ferker, John A Howard dan Jogdish N Sheth.

Manfaat perilaku konsumen, 

Peran perilaku konsumen sangat beragam tergantung pada pemanfaat atau pengguna (stakeholder). Secara umum terdapat dua kelompok pemanfaat; yaitu kelompok peneliti (riset) dan kelompok yang berorientasi implementasi (Peter dan Olson, 1999). Pemanfaat yang tergolong dalam kelompok kedua meliputi: organisasi pemasaran (pemasar maupun produsen), lembaga pendidikan dan perlindungan konsumen, organisasi pemerintah dan politik, serta konsumen (Peter dan Olson, 1999 dan Sumarwan, 2004). Peran perilaku konsumen bagi pemasar atau produsen mampu :
-  Membujuk konsumen untuk membeli produk yang dipasarkan.
- Memahami konsumen dalam berperilaku, bertindak dan berfikir, agar pemasar atau produsen mampu memasarkan produknya dengan baik.
- Memahami mengapa dan bagaimana konsumen mengambil keputusan, sehingga pemasar atau
Peran perilaku konsumen bagi organisasi pemerintah dan politik adalah sebagai dasar perumusan kebijakan publik dan perundang-undangan untuk melindungi konsumen. Dalam hal ini pemerintah berkewajiban untuk mempengaruhi pilihan konsumen melalui pelarangan terhadap produk bisnis yang merugikan konsumen. Sebagai contoh, penarikan produk susu yang mengandung melamin yang pernah dilakukan oleh Departemen Kesehatan yang bekerjasama dengan Depertemen Perindustrian dan Perdagangan pada tahun 2008. Secara makro, Undang-Undang Pangan mempunyai dampak positif terhadap perkembangan perekonomian, yaitu melalui peningkatan produksi karena meningkatnya konsumsi sebagai akibat jaminan kehalalan produk (Sumarwan) 2004.
Kelompok konsumen individu maupun organisasi akan menukarkan sumberdaya yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhannya. Sehingga dari perilaku konsumen dapat membantu mencapai tujuan dalam pemenuhan kebutuhan berbagai macam produk. Ditinjau dari pengambilan keputusan, konsumen terdiri atas konsumen potensial (Potencial consumer) atau calon konsumen dan konsumen yang sudah melakukan pembelian (Effective Consumer).


Konsep Dasar Perilaku Konsumen

Perilaku konsumen adalah proses yang dilalui oleh seseorang/ organisasi dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi, dan membuang produk atau jasa setelah dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhannya. Perilaku konsumen akan diperlihatkan dalam beberapa tahap yaitu tahap sebelum pembelian, pembelian, dan setelah pembelian. Pada tahap sebelum pembelian konsumen akan melakukan pencarian informasi yang terkait produk dan jasa. Pada tahap pembelian, konsumen akan melakukan pembelian produk, dan pada tahap setelah pembelian, konsumen melakukan konsumsi (penggunaan produk), evaluasi kinerja produk, dan akhirnya membuang produk setelah digunakan.
Konsumen dapat merupakan seorang individu ataupun organisasi, mereka memiliki peran yang berbeda dalam perilaku konsumsi, mereka mungkin berperan sebagai initiator, influencer, buyer, payer atau user.
Dalam upaya untuk lebih memahami konsumennya sehingga dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen, perusahaan dapat menggolongkan konsumennya ke dalam kelompok yang memiliki kemiripan tertentu, yaitu pengelompokan pengelompokan menurut geografi, demografi, psikografi, dan perilaku.

Perilaku Konsumen dan Strategi

Perilaku konsumen terkait dengan strategi pemasaran, di mana pemasaran harus mampu menyusun kriteria pembentukan segmen konsumen, kemudian melakukan pengelompokan dan menyusun profil dari konsumen tersebut. Kemudian, pemasar memilih salah satu segmen untuk dijadikan pasar sasaran. Dan setelah itu, pemasar menyusun dan mengimplementasikan strategi bauran pemasaran yang lengkap untuk segmen tersebut.
Studi tentang perilaku konsumen juga tidak terlepas pada masalah riset pemasaran. Riset pemasaran adalah salah satu perangkat dalam Sistem Informasi Manajemen (SIM), yang melakukan pengumpulan informasi tentang sikap, motivasi, keinginan, dan hal-hal lainnya tentang konsumen. Informasi ini digunakan sebagai dasar bagi pembentukan karakteristik dari segmen konsumen sehingga konsumen dapat dikelompokkan dan diidentifikasikan, dan dapat dibedakan dari segmen lainnya.

berikut saya memberikan contoh jurnal skripsi yang berkaitan dengan perilaku konsumen:

http://www.4shared.com/office/k5Acb3gb/jurnal_perilaku_konsumen.html

https://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:xjdmlm8KwzMJ:jurnal.unpad.ac.id/ejournal/article/download/885/931+&hl=en&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEESh_Qbf-wn53RHVP5krojUhzXkyE5h3jLsObf2ki0EgQyMBtiPKLikImC1qET0NV1HpsoXULpvHtcYNsdVLC3Evm8b2SB4wlY_T_z9Y-olKeKLqJQR31mFCDRvCSYpXl7IbN0Oa9&sig=AHIEtbTMi7uUGS3_54svmzHIBwEZTieg3Q 

https://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:ACGpS6DPqn0J:isjd.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/4207192198.pdf+&hl=en&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEESjIdOs-JUTQ-1Jxp8CeP9UQt0OubZgMwFQoakbZN8BkMDjE_hIZQDOhOxrSv8cNaUW5NzHOE9oToRi9DJXVAA1OYmGp9F76jlL6wtwZ6yXh20VDagyJgvTWzOlD1mU_DaQiPEq1&sig=AHIEtbQbh2SAnK63PSjiRcwdIbxCcStZ1Q 

http://satriakuningan.blogspot.com/2012/11/jurnal-perilaku-konsumen_1625.html 

https://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:LjSZ7WTASicJ:jurnalmanajemen.unairs1manajemen.com/pdf//Tahun%25202010%2520-%2520Bulan%2520Agustus%2520-%2520Edisi%2520ke%25202/articles/2_Bunga_Geofanny_Fredereca_dan_Chairy.pdf+&hl=en&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEEShpfZcehlz7Py6MgmKha75Z5356mhmDTxKmu4x8D2Ml3wxVsAdvarPIOEDmNlV-wZMLEYu1SkRjfnx0nuVBt2rvQ3B7YF1Pli5fm5n3qFl5T1S-6NXiSSm5Z50uvIpMNu3vuV01&sig=AHIEtbQf7vcM8ToGx-iwDNK9Q4NB1e8K5g 

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright 2012 Marketing Management. Powered by Blogger
Blogger by Blogger Templates and Images by Wpthemescreator
Personal Blogger Templates